Harapan Di Setiap Pergantian Tahun


Malam pergantian tahun adalah malam dimana  yang paling dinantikan oleh semua masyarakat di dunia pada umumnya. Sebab dimana pada malam itu merupakan salah satu moment yang ditunggu oleh keluarga agar dapat berkumpul dengan sanak saudaranya. Ya, boleh dikatakan pada moment ini adalah moment yang paling berharga juga untuk bersua bersama dengan keluaraga, duduk bersama, berbincang bersama, dan mengerjakan hal-hal yang lainnya secara bersama.  

Pada malam itu banyak orang yang bersenang-senang. Mereka menjadikan malam itu adalah malam kebebasan terakhir pada tahun tersebut, sehingga banyak yang beranggapan ini adalah moment ynag sangat berarti  bagi kita semua. Oleh karena itu mereka pun  melakukan segala hal yang menurutnya bisa memuaskannya dan membuatnya senang, positif maupun negatif  yang mereka lakukan baginya bukan hal yang penting-penting amat.  Baginya yang terpenting pada malam itu adalah Kesenangan. 

Pada malam itu pula banyak yang menaruh harapan dan memanjatkan doa agar kiranya dimana kedepannya agar lebih baik dari tahun sebelumnya. Dan hal yang sama pernah saya lakukan pada tahun sebelumnya ( malam pergantian tahun 2019 menuju 2020 ). Pada malam itu saya  duduk bersama dengan saudara seperantauanku sambil menikmati hidangan malam tahun baru pada saat itu, dan diakhir tahun (bebrapa menit menuju tahun 2019 ke 2020).  Kami berdua menaruh harapan bersama didalam hati kami untuk bagaimana kedepannya lebih baik daripada tahun yang sebelumnya.

Tahun ini adalah tahun yang penuh dengan  kenangan, penuh perjuangan, penderitaan, dan kebahagiaan. Dan tahun depan adalah tahun yang penuh dengan tanda tanya,  akan tetapi  harapanku adalah dimana harus lebih baik dari pada tahun sebelumnya,  kurang lebih begitulah ucapanku pada kala itu.  

Pada malam pergantian tahun samalam saya pun tidak meminta harapan yang lebih melainkan menjawab segala tanda tanya yang saya katakan tanpa ada keganjalan lagi.  Saya tidak meminta  agar saya mendapatkan kekayaan dan lain sebagainya, sebab sya yakin dan percaya Allah swt. Telah mengatur segalanya.  Itulah yang tertanam dalam pikiran dan hati yang berada pada diri saya sendiri.  Sebab saya pernah meminta di pergantian tahun seblumnnya agar hidup saya menjadi lebih baik akan tetapi nyatanya tetap sama saja, bahkan tahun kemarin malah lebih buruk lagi dari pada tahun seblumnnya.  

Intinya adalah disetiap pergantian tahun banyak orang yang berharap agar kiranya hidupnya lebih baik lagi dari yang sebelumnya, lebih sejahtera lagi dari pada yang selumnya. Akan tetapi saya selalu menanamkan dalam dirikubahwa sebesar apapun harapan kita, setinggi apapun impian yang kita harapka dan cita-citakan, jikalau tidak disertai dengan Usaha dan Doa pastilah hasilnya akan tetap sama.

Untukmu tahun kembar ( 2020 ),  terimah kasih telah mengajarkan dan mengingatkanku kembali mengenai bagaiaman cara cuci tangan yang baik dan benar, memberiku info tentang pentingnya menjaga jarak dengan lawan jenis lebih khususnya, mengingatkan bahwa wabah ini pun pernah terjadi di zaman rasulullah saw. Serta telah memperlihatkan bahwa negara kita masih kokoh dan masih memiliki rasa perjuangan 45 yang mereka wariskan ( para pejuang Kemerdekaan ), baik dari segi perjuangan rakyat kecil, pemuda dan mahasiswa, dan perjuangan para habaib dan ulama.

Dan untukmu tahun 2021 jangan mau kalah dengan tahun 2020, wujudkanlah para harapan, impian dan cita-cita mereka yang berniat hijrah dan istiqomah di perjalananmu dengan baik. Dan paling penting adalah perlihatkan kepada tahun 2020 kamu mampu menyelsaikan kegentingan-kegentingan yang terjadi ditahun 2020, yang belum mampu diselesaikan olehnya, khsusunya persoalan covid 19 dan  perpecahan di tanah kucintai ini Indoesia ini. 

Thanks 2020
Welcome 2021
Fajar Muharram
01/01/2021

Komentar

Postingan populer dari blog ini

“Torang Bekeng Bae’” Bukan Sekadar Slogan: Kritik atas Pembatasan Keterlibatan Kaum Waria dalam Perayaan Kemerdekaan

Grand Line Pendidikan: Menemukan ‘One Piece’ dalam Dunia Belajar"

I Makdi Daeng Ri Makka: Sosok Calon Raja Yang Terlupakan